Palais Garnier dan Teater Bolshoi adalah Dua Teater Paling Dikenal di Dunia, Menurut Studi Terbaru Omniki.Survey

Palais Garnier dan Teater Bolshoi adalah Dua Teater Paling Dikenal di Dunia, Menurut Studi Terbaru Omniki.Survey

23.04.2026
Awal tahun ini, aktor Amerika Timothée Chalamet dalam sebuah percakapan pra-Oscar sempat menyatakan secara kontroversial bahwa “tidak ada yang peduli” tentang balet atau opera saat ini. Kegaduhan tersebut memicu reaksi luas di dunia seni pertunjukan dan menjadi sorotan media seperti The New York Times, The Guardian, dan banyak lainnya. Sebagian besar pihak segera membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa opera dan balet “terus bertahan — berkembang, meluas, dan menggerakkan penonton dengan cara yang jarang dilakukan lainnya.”

Studi terbaru yang dilakukan oleh Omniki.Survey bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa dalam pengakuan masyarakat umum terhadap nama-nama ikon teater opera dan balet terkemuka, yang mencakup 12 negara di Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Utara.
Picture retrieved from Freepik.com

Orang Asia menunjukkan ketertarikan lebih besar terhadap tradisi teater Eropa

Orang-orang dari negara berpopulasi besar seperti Tiongkok, Indonesia, dan Jepang paling sering menyebut nama-nama teater seperti Gedung Opera Sydney, Palais Garnier, Teater Bolshoi, dan Opera Metropolitan sebagai tiga asosiasi spontan teratas.

Rata-rata, tiga dari sepuluh orang mengetahui teater opera dan balet paling terkenal di dunia. Palais Garnier menjadi yang paling dikenal di Tiongkok (35,6%), La Scala di Indonesia (34%), dan Teater Bolshoi di Jepang (32,2%).

Orang Eropa: menyatakan kecintaan yang mendalam untuk warisan teater nasional sekaligus apresiasi untuk rekan-rekan mereka di Eropa.

Karena secara historis panggung balet dan opera paling terkenal di dunia didirikan di Eropa, teater seperti Royal Opera House, Palais Garnier, La Scala, dan Teater Bolshoi menjadi asosiasi spontan utama di kalangan responden Eropa. Studi ini juga menunjukkan bahwa banyak orang Eropa mengaitkan opera dan balet dengan nama-nama performer yang mereka kagumi.

Namun, ketika survei diuji tingkat pengetahuan orang Eropa tentang teater balet dan opera paling terkenal di dunia, orang Italia terbukti sebagai negara dengan keterlibatan budaya tertinggi. Rata-rata empat dari sepuluh orang Italia mengenal dengan baik atau setidaknya cukup mengetahui teater-teater tersebut. Sebaliknya, orang Jerman menunjukkan tingkat pengetahuan terendah. Kira-kira dua dari sepuluh menunjukkan pengetahuan yang baik atau sedang tentang teater-teater yang disebutkan dalam survei.

Secara alami, tingkat pengenalan tertinggi cenderung terjadi pada teater yang berada di negara yang tercantum sebagai pilihan. Demikian, tingkat pengakuan La Scala di Italia mencapai 58,7%, dan Palais Garnier di Prancis — 47,6%.

Timur Tengah: mayoritas penikmat teater berada di UEA

Sebagian besar orang di negara-negara Timur Tengah, sering mengasosiasikan opera dan balet dengan karya pertunjukan secara umum (Arab Saudi — 18%; UEA — 21,5%; Qatar — 32,3%) atau asosiasi umum (Arab Saudi — 26,8%; UEA — 15,2%; Qatar — 9,5%), dibandingkan dengan nama teater tertentu.

Satu dari sepuluh orang menyebut Gedung Opera Kairo secara spontan, kemungkinan karena kedekatan geografis dengan Mesir.

Tingkat kesadaran terhadap teater ternama di kawasan ini melebihi 25%. Palais Garnier menjadi yang paling dikenal di Arab Saudi (33,7%), sementara Royal Opera House memimpin di UEA dan Qatar (masing-masing 41,9% dan 37,5%).

Amerika Serikat: opera sebagai bentuk seni lebih memikat orang Amerika dibandingkan balet

Paling sering, orang Amerika paling sering menyebut berbagai gedung opera seperti Opera Metropolitan (16,6%), La Scala (15,6%), dan Gedung Opera Sydney (6%).

Namun, dalam asosiasi terkontrol, Teater Bolshoi berada di posisi kedua (33,4%) setelah Opera Metropolitan di New York (39,4%).
Kesimpulannya, seni dan budaya merupakan sarana bagi negara untuk mengekspresikan identitas dan nilai mereka. Bentuk seni seperti balet dan opera memungkinkan sebuah negara membangun citra ideal di mata dunia serta menciptakan persepsi yang positif, yang mudah dikenali, dihormati, dan diapresiasi oleh negara lain. Survei ini memberikan gambaran menyeluruh yang dapat membantu tim pemasaran teater dalam memperkuat reputasi mereka dan menarik lebih banyak audiens secara global.

Tentang Omniki.Survey

Mengidentifikasi perhatian dan opini masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pengambilan keputusan oleh otoritas pemerintah di semua tingkat — nasional, regional, maupun lokal. Omniki.Survey menggunakan metode river-sampling untuk mengumpulkan data dari responden yang tidak bias, sekaligus menyaring jawaban yang terlalu cepat atau tidak logis guna memastikan data yang diperoleh akurat dan dapat diandalkan.

Dengan menggunakan praktik terbaik dalam ilmu sosiologi, Omniki.Survey menyediakan data faktual serta membantu pemerintah dan perusahaan memperoleh wawasan yang dibutuhkan untuk mendorong perubahan positif.

Tinggalkan kontak Anda dan menerima laporannya.
AKHIR DARI RILIS PUBLIK

Mitra & Acara Kami

ANGGOTA DARI

+971 52 4906099
+62 85 117 783 586
Copyright @ 2026 Omniki.survey
|